Menggunakan software akuntansi Accpro, Ekspor Impor e-Faktur menjadi sangat mudah. Sehubungan dengan penerapan e-Faktur oleh Direktorat Jenderal Pajak, maka software akuntansi Accpro mengeluarkan fasilitas baru untuk keperluan e-Faktur berupa fasilitas ekspor PPN Masukan, PPN Keluaran, Retur PPN Masukan dan Retur PPN Keluaran ke File CSV. Dengan fasilitas ini, anda tidak perlu input manual PPN Masukan, PPN Keluaran dan returnya pada program eFaktur. Tetapi cukup mengimpor File CSV yang telah anda ekspor melalui program akuntansi Accpro. Anda cukup input transaksinya melalui modul Purchase Invoice atau Sales Invoice, data PPN Masukan atau PPN Keluarannya tinggal anda ekspor ke CSV melalui fasilitas yang tersedia pada aplikasi akuntansi Accpro. Jadi tidak perlu dua kali kerja, ini akan sangat memudahkan terutama kalau perusahaan anda memiliki transaksi pembelian dan penjualan dengan frekwensi yang tinggi, akan sangat merepotkan kalau harus input manual pajaknya ke program e-Faktur. Hanya dengan input transaksi pembelian atau penjualan melalui program akuntansi Accpro, anda tinggal ekspor PPN Masukan atau PPN Keluaran ke CSV untuk selanjutnya diimpor melalui program e-Faktur. Sama sekali tidak diperlukan input data lainnya seperti master barang, customer atau supplier ke program e-Faktur, program akuntansi Accpro otomatis akan melakukannya untuk anda.
Mudahnya Ekspor Impor PPN Masukan ke e-Faktur
Untuk mengekspor PPN Masukan ke File CSV, pilih menu Daftar > Daftar PPN Masukan – Ekspor ke CSV, selanjutnya pilih Lokal untuk PPN Masukan Lokal atau Impor jika ingin mengekspor PPN Masukan untuk transaksi pembelian (Purchase Invoice) impor.
Daftar PPN Masukan pada periode berjalan akan ditampilkan oleh program. Anda bisa klik tombol Filter apabila data PPN Masukannya tidak pada periode berjalan, pilih rentang tanggal pembelian yang anda ingin tampilkan data PPN Masukannya. Sebagai alternatifnya, kalau hanya ingin menampilkan periode tertentu, maka klik tombol Periode dan pilih periodenya. Centang kolom Ekspor untuk data PPN Masukan yang anda ingin ekspor ke CSV. Apabila tidak ada baris yang dicentang, maka itu berarti anda akan mengekspor data pada baris dimana kursor berada. Anda bisa klik tombol Select All jika ingin memilih (mencentang) semua baris yang ada. Hanya baris yang telah diisi No. FP (dan Tgl. FP)-nya yang bisa diekspor.
Klik tombol Ekspor ke CSV, maka anda akan diminta menentukan lokasi dan nama File CSV yang akan dibuat :
Kalau anda sudah pernah membuat File CSV PPN Masukan dengan nama tertentu dan belum diimpor menggunakan program eFaktur dan anda ingin menambahkan (atau memperbaharui) data PPN Masukan yang telah anda centang tadi, maka bisa memilih “Ekspor ke File CSV PPN Masukan Lokal yang sudah ada”. Klik tombol Nama File CSV untuk mencari File CSV yang anda maksud, kemudian tombol OK.
Tetapi kalau anda ingin cara yang lebih mudah, maka lebih baik anda menggunakan cara kedua. Dengan cara ini setiap kali anda melakukan ekspor data PPN Masukan, maka anda membuatkan File CSV yang baru dengan nama tertentu. Pilih “Buat File CSV Masukan Lokal yang baru”. Pertama, tentukan lokasi (folder) dimana anda ingin menempatkan file CSVnya. Klik tombol Lokasi File CSV untuk memilih foldernya atau ketikkan langsung lokasi foldernya (mis : C:\Data Accpro\PPN Masukan). Kalau anda tidak menentukan lokasinya, maka program akan menempatkannya pada folder dimana database Accpro berada.
Cara paling mudah untuk membuat file CSV Masukan baru adalah dengan menyerahkan nama filenya sesuai format yang disediakan Accpro. Untuk itu centang checkbox “Buat Nama File Otomatis dengan format PPNMasukanLokal_yyyy-mm-dd.hh.mm.ss”. Dengan cara ini program akan membuatkan nama unik dengan format yang telah ditentukan, yyyy akan terisi 4 digit angka tahun, mm akan terisi 2 digit bulan, dd akan terisi 2 digit tanggal, hh akan terisi 2 digit jam, mm berikutnya akan terisi 2 digit menit dan ss akan terisi 2 digit detik. Dengan cara ini tidak akan terbentuk nama file yang sama tiap kali anda melakukan ekspor data PPN Masukan. Klik tombol OK.
Kalau anda ingin menentukan nama file CSVnya sendiri, maka centang checkbox “Buat Nama File sendiri”, kemudian ketikkan nama filenya. Klik tombol OK. Setelah proses ekspor dilakukan maka kolom Sdh Ekspor akan tercentang, ini menandakan bahwa baris bersangkutan sudah pernah diekspor ke CSV, tetapi anda tetap bisa melakukan ekspor ulang baris bersangkutan jika diperlukan.
File CSV yang dihasilkan tinggal anda impor melalui program eFaktur tanpa harus diedit lebih dulu file CSVnya. Masuk ke program eFaktur, selanjutnya pilih menu Faktur > Pajak Masukan > Import. Cari File CSV PPN Masukan yang telah anda buat tadi pada folder dimana anda menempatkannya, kemudian klik tombol Proses Import.
Mudahnya Ekspor Impor PPN Keluaran ke e-Faktur
Untuk mengekspor PPN Keluaran ke File CSV, pilih menu Daftar > Daftar PPN Keluaran – Ekspor ke CSV.
Daftar PPN Keluaran pada periode berjalan akan ditampilkan oleh program. Anda bisa klik tombol Filter apabila data PPN Keluarannya tidak pada periode berjalan, pilih rentang tanggal penjualan yang anda ingin tampilkan data PPN Keluarannya. Sebagai alternatifnya, kalau hanya ingin menampilkan periode tertentu, maka klik tombol Periode dan pilih periodenya. Centang kolom Ekspor untuk data PPN Keluaran yang anda ingin ekspor ke CSV. Apabila tidak ada baris yang dicentang, maka itu berarti anda akan mengekspor data pada baris dimana kursor berada. Anda bisa klik tombol Select All jika ingin memilih (mencentang) semua baris yang ada.
Klik tombol Ekspor ke CSV, maka anda akan diminta menentukan lokasi dan nama File CSV yang akan dibuat :
Kalau anda sudah pernah membuat File CSV PPN Keluaran dengan nama tertentu dan belum diimpor menggunakan program eFaktur dan anda ingin menambahkan (atau memperbaharui) data PPN Keluaran yang telah anda centang tadi, maka bisa memilih “Ekspor ke File CSV PPN Keluaran yang sudah ada”. Klik tombol Nama File CSV untuk mencari File CSV yang anda maksud, kemudian tombol OK.
Tetapi kalau anda ingin cara yang lebih mudah, maka lebih baik anda menggunakan cara kedua. Dengan cara ini setiap kali anda melakukan ekspor data PPN Keluaran, maka anda membuatkan File CSV yang baru dengan nama tertentu. Pilih “Buat File CSV Keluaran yang baru”. Pertama, tentukan lokasi (folder) dimana anda ingin menempatkan file CSVnya. Klik tombol Lokasi File CSV untuk memilih foldernya atau ketikkan langsung lokasi foldernya (mis : C:\Data Accpro\PPN Keluaran atau \\ACCOUNTING\Data Accpro atau \\ACCOUNTING\Data Accpro\PPN Keluaran, ACCOUNTING adalah nama komputer dimana database Accpro berada, sedangkan Data Accpro adalah Share Name dari foldernya). Kalau anda tidak menentukan lokasinya, maka program akan menempatkannya pada folder dimana database Accpro berada.
Cara paling mudah untuk membuat file CSV Keluaran baru adalah dengan menyerahkan nama filenya sesuai format yang disediakan software accounting Accpro. Untuk itu centang checkbox “Buat Nama File Otomatis dengan format PPNKeluaran_yyyy-mm-dd.hh.mm.ss”. Dengan cara ini program akan membuatkan nama unik dengan format yang telah ditentukan, yyyy akan terisi 4 digit angka tahun, mm akan terisi 2 digit bulan, dd akan terisi 2 digit tanggal, hh akan terisi 2 digit jam, mm berikutnya akan terisi 2 digit menit dan ss akan terisi 2 digit detik. Dengan cara ini tidak akan terbentuk nama file yang sama tiap kali anda melakukan ekspor data PPN Keluaran. Klik tombol OK.
Kalau anda ingin menentukan nama file CSVnya sendiri, maka centang checkbox “Buat Nama File sendiri”, kemudian ketikkan nama filenya. Klik tombol OK. Setelah proses ekspor dilakukan maka kolom Sdh Ekspor akan tercentang, ini menandakan bahwa baris bersangkutan sudah pernah diekspor ke CSV, tetapi anda tetap bisa melakukan ekspor ulang baris bersangkutan jika diperlukan.
File CSV yang dihasilkan tinggal anda impor melalui program eFaktur tanpa harus diedit lebih dulu file CSVnya. Masuk ke program eFaktur, selanjutnya pilih menu Faktur > Pajak Keluaran > Import. Cari File CSV PPN Keluaran yang telah anda buat tadi pada folder dimana anda menempatkannya, kemudian klik tombol Proses Import.





